Showing posts with label tech. Show all posts
Showing posts with label tech. Show all posts

Apple bakal tutup iTunes?!

No comments

Sunday, June 02, 2019

tech-kepsir-com-apple-bakal-tutup-itunes
iTunes

iTunes;Hampir dua dekade setelah peluncuran iTunes, Apple sekarang tampaknya siap untuk menutup layanan penjualan musik online-nya.

Seperti dilansir Bloomberg, pada konferensi pengembang tahunan, Worldwide Developers Conference, di San Jose, California pada hari Senin nanti, Apple siap untuk menggantikan iTunes dengan aplikasi yang berdiri sendiri untuk layanan musik, televisi dan podcast.

Berita ini meningkat setelah semua pesan yang ada dihapus dari akun media sosial iTunes. Bahkan di akun iTunes resmi, tautan diarahkan ke halaman Apple TV +.

tech-kepsir-com-apple-bakal-tutup-itunes

Pada awal kemunculannya 18 tahun yang lalu, pada 9 Januari 2001, iTunes menjadi layanan revolusi musik digital.
KEPSIR Article
Baca: Hari ini, Google bakal menghentikan Youtube Gaming
Sejak itu, iTunes telah menjadi saluran media yang mencakup berbagai layanan, termasuk musik, film, dan televisi.

Tetapi karena itu juga, pengguna iOS merasa terlalu berat dengan banyak fitur yang ada.

Berbagai aplikasi alternatif untuk mendengarkan musik atau menonton video juga telah muncul.

Sama seperti kehadiran layanan berlangganan berbasis streaming, termasuk Apple Music, yang telah melampaui kesuksesan iTunes, oleh karena itu wajar jika iTunes ditinggalkan oleh penggunanya.

Selain ditutup atau tidak, dan aplikasi baru apa yang sedang diperkenalkan, kita akan melihat kapan acara WWDC 2019 (Worldwide Developers Conference) akan berlangsung nanti.

*



Tech: Hari ini, Google bakal menghentikan Youtube Gaming

No comments

Thursday, May 30, 2019



Pada bulan Maret lalu, Google mengumumkan bahwa mereka akan menutup aplikasi Youtube Gaming, tetapi Google akan secara resmi menutup Youtube Gaming pada 30 Mei 2019.

Ini dilakukan karena Youtube Gaming semakin sepi peminatnya. Sebagian besar pengguna telah beralih ke layanan YouTube biasa untuk membuat dan melihat semua konten yang terkait dengan game.

Menurut Google, setelah layanan ini dinonaktifkan, aplikasi seluler Youtube Gaming dan situs web terkait akan berhenti berfungsi dan tidak akan dapat diakses lagi.

Meskipun aplikasi Youtube Gaming akan hilang pada 30 Mei, konten apa pun yang dapat Anda simpan atau tonton di Youtube Gaming akan hilang setelah 30 Mei, karena Google mengumumkan bahwa tidak mungkin untuk mentransfer game antar platform. tetapi pengguna akan dapat menemukan semua gim video favorit di aplikasi Youtube utama di www.youtube.com/gaming.



Seperti diberitakan, Engadget, Google berencana untuk menggabungkan Youtube Gaming dengan platform YouTube standar. Menurut YouTube, penggabungan kedua platform akan memungkinkan perusahaan untuk membangun rumah yang lebih kuat untuk komunitas game di YouTube, bukan hanya aplikasi Youtube Gaming.

Namun YouTube mengatakan bahwa setiap hari ada 200 juta pengguna yang menonton konten game. Angka itu sama dengan jumlah orang Brasil. Namun, mereka tidak melihat melalui aplikasi khusus Youtube Gaming. Setelah layanan Youtube Gaming dinonaktifkan, pengguna masih dapat mengakses berbagai konten game yang mereka sukai melalui halaman utama YouTube.

(*)

Tech: Microsoft mulai menyarankan penggunanya untuk berhenti memakai Internet Explorer

No comments

Monday, February 11, 2019



Sejauh ini, apakah ada yang masih menggunakan Internet Explorer untuk beselancar di Internet ?

Sayangnya, aplikasi browser bawaan Windows ini memang sangat jarang digunakan, bahkan oleh pengguna sistem operasi Windows sendiri. Sebagian besar pengguna cenderung lebih nyaman dengan aplikasi browser pihak ketiga, seperti Mozilla Firefox, Google Chrome atau Opera. Mungkin pengguna Internet Explorer di seluruh dunia saat ini bisa dihitung dengan jari.

Dalam laporan Engadget, pengembang Microsoft, bahkan telah menyarankan bahwa mereka yang masih menggunakan Internet Explorer segera untuk bermigrasi ke browser modern yang banyak digunakan oleh pengguna lain. Menurut senior cyberscurity architect Microsoft, Chris Jackson mengatakan bahwa jika Internet Explorer digunakan, itu akan "secara teknis tertinggal".

Maksudnya, bahwa Microsoft sendiri telah menghentikan dukungan dari  IE versi 8, 9 dan 10 pada 2016 lalu. Dengan berakhirnya dukungan tersenut, dikhawatirkan aplikasi-aplikasi berbasis Web yang saat ini dikembangkan tidak kompatibel, dan sebagian besar pengembang /developer juga sudah tidak menggunakan Internet Explorer untuk menguji aplikasi yang mereka kembangkan. Tidak mengherankan bahwa Microsoft mulai menyarankan penggunanya untuk menggunakan browser modern yang selain performanya yang lebih stabil, para pengembangnya juga masih ada.

Jadi, diantara kalian masih ada yang menggunakan Internet Explorer?



kepsir.com 

5 video game sekuel yang akan dirilis di tahun 2019

No comments

Friday, February 08, 2019



Terlepas dari daya tarik judul baru yang terkait dengan ide atau konsep baru, tidak dapat dipungkiri bahwa para gamer lebih suka "sesuatu" yang berasal dari masa lalu. Apa yang kita dengar di sini adalah bahwa pemain cenderung bersemangat (excited) tentang judul yang merupakan kelanjutan dari seri lama atau yang, dalam istilah itu, biasanya disebut sekuel.

Pada 2019 ini, banyak judul sekuel yang secara beruntun akan diterbitkan, tetapi sedikit diketahui oleh para gamer. Beberapa dari mereka telah "tersembunyi" karena kurangnya proses pemasaran dan pengembangan yang tidak terlalu di publish.

Ori and The Will of The Wisps

wired.co.uk

Kesuksesan Ori and The Blind Forest pada 2015 membuat Moon Studios memperluas perjalanan epik karakter "Ori" dalam sekuelnya. Ori and The Will of The Wisps jadi judul kedua yang muncul setelah empat tahun ini dan akan memperkuat gaya visual dari judul pertama, sambil menuntun Ori untuk menjelajahi dunia baru di luar Hutan Nibel untuk menemukan kebenaran tentang takdirnya. Will of The Wisps tidak hanya akan memperkaya karakter Ori dengan senjata baru yang membuat segalanya lebih mudah tapi peningkatan dari sisi visual dan ceritanya juga.

Mount and Blade 2: Bannerlord

store.steampowered.com

Setelah "tidur" selama sembilan tahun, sekuel Mount and Blade akhirnya selesai dan dikonfirmasi untuk publikasi tahun ini. Menggabungkan keindahan RPG dan genre simulasi, rangkaian TaleWorlds akan menawarkan peningkatan kecerdasan visual (AI) dan visual yang lebih baik. Setiap aksi yang dilakukan oleh pemain akan bereaksi secara nyata oleh permainan ini. Seperti judul pertama, Bannerlord juga akan terus berfungsi sebagai game simulasi "tanpa arah", di mana para pemain tidak diberi tujuan atau misi sama sekali.

Psychonauts 2

egmnow.com

Kerinduan para pemain untuk karakter "Raz" Psychonauts, akan segera terbayar setelah pengumuman sekuel resmi dan akan dirilis tahun ini. Pyschonauts 2 akan melanjutkan kisah Raz - bocah lelaki dengan kemampuan unik yang pada judul pertamanya menyelinap di kamp mata-mata bernama Psychonauts. Belum ada detail lebih lanjutnya tentang Psychonauts 2 ini, terlepas dari kenyataan bahwa game ini telah sukses mendapatkan $ 3,3 juta melalui crowdfunding. Psychonauts 2 kemungkinan besar akan menghadirkan karakter baru, kekuatan baru dan dunia baru yang lebih menyenangkan untuk dijelajahi.

Dying Light 2

pcgamesn.com

Diumumkan pada E3 2018, Dying Light 2 akan menampilkan banyak fitur baru dari judul pertamanya: pendekatan yang lebih dalam untuk permainan roleplaying (RPG), karakter baru, dan sistem narasi berdasarkan pilihan. Techland, sebagai pengembang, menggambarkan Dying Light 2 sebagai "zaman kegalapan baru" yang dibangun di atas konsekuensi dari setiap pilihan yang dibuat oleh para pemain. Pemain akan menghadapi banyak dilema moral sepanjang permainan, yang akan memengaruhi perjalanan dan hasil akhir dari permainan.

The Surge 2

trustedreviews.com

Meskipun judul pertama tidak begitu diterima ketika dirilis dua tahun lalu, The Surge 2, yang sebenarnya merupakan sekuel, masih diproduksi dan siap untuk keluar tahun ini. Focus Home sebagai pengembang mengatakan The Surge 2 akan memiliki mekanisme pertempuran yang lebih brutal dan taktis daripada sebelumnya. Selain itu, banyak skill, senjata baru, dan drone baru akan memberi pemain banyak pilihan untuk membuat karakter mereka. Selain itu, musuh akan dibuat lebih bervariasi dengan hadirnya sejumlah pemimpin baru yang juga beragam.

Perlu dicatat bahwa permainan di atas belum ada tanggal rilis final, terlepas dari konfirmasi bahwa akan dirilis di tahun ini.

(*)


kepsir.com 

Tech : Google delete 29 beautify application camera

No comments

Tuesday, February 05, 2019

Google

Google telah menghapus sejumlah aplikasi kamera pihak ketiga dari toko aplikasi digitalnya, Google Play Store. Karena beberapa aplikasi ini diketahui mengandung malware dan membahayakan data pengguna.

Dilansir dari Trend Micro, semua aplikasi yang dihapus oleh Google umumnya populer di kalangan pengguna Asia. Beberapa aplikasi bahkan memiliki lebih dari 1 juta unduhan.

Semua aplikasi termasuk dalam kategori yang sama, yaitu "beauty kamera". Aplikasi yang digunakan oleh pengguna untuk mengubah foto selfie mereka dan membuatnya terlihat bisa lebih cantik.

Beberapa aplikasi pengeditan foto ini ditemukan mengandung malware, yang memungkinkan mereka untuk mengakses data foto pengguna. Setidaknya 29 aplikasi pengeditan foto yang mengandung malware ini menggunakan kata-kata kamera cantik di Google Play Store, dirangkum dalam Android Authority, Senin (4/2).

Intinya di sini adalah bahwa kamera tersebut dapat mencuri foto-foto pengguna yang diunggah dalam aplikasi untuk menjalani proses editing dengan filter beauty. Kemudian aplikasi tersebut akan mengunggah foto ke server pribadi.

"Tidak satu pun dari aplikasi ini yang memberikan indikasi bahwa merekalah yang berada di balik iklan-iklan tersebut, sehingga pengguna mungkin merasa kesulitan untuk menentukan dari mana mereka berasal," kata Lorin Wu, seorang analis keamanan di Trend Micro.

Secara umum, pihak pengembang mendesain aplikasi sedemikian rupa. Bahkan, mereka sering menulis ulasan palsu di Play Store untuk menghindari pemantauan sistem keamanan Google.

Di bawah ini daftar 29 aplikasi beauty camera yang mengandung malware dan phishing.


  • Pro Camera Beauty
  • Cartoon Art Photo 
  • Emoji Camera 
  • Artistic effect Filter 
  • Art Editor 
  • Beauty Camera 
  • Selfie Camera Pro 
  • Horizon Beauty Camera 
  • Super Camera 
  • Art Effects for Photo 
  • Awesome Cartoon Art 
  • Art Filter Photo 
  • Art Filter Photo Effcts 
  • Cartoon Effect 
  • Art Effect 
  • Photo Editor 
  • Wallpapers HD 
  • Magic Art Filter Photo Editor 
  • Fill Art Photo Editor 
  • ArtFlipPhotoEditing 
  • Art Filter 
  • Cartoon Art Photo 
  • Prizma Photo Effect 
  • Cartoon Art Photo Filter 
  • Art Filter Photo Editor 
  • Pixture
  • Art Effect 
  • Photo Art Effect 
  • Cartoon Photo Filter 

(*)

kepsir.com 


2 April 2019 layanan Google+ ditutup

No comments

Monday, February 04, 2019

Google+ (PHOTO: iVET360)

Google secara resmi mengumumkan bahwa Google+ ditutup secara bertahap hingga akhir 2019. Keputusan ini diambil setelah gagal bersaing dengan jejaring sosial lainnya.

Perusahaan Alfabetical menggemakan niatnya untuk menutup layanan Google+ sejak Desember lalu karena kurang diminati dan sedikit pengguna yang menggunakannya.

Semua pengguna Google+ mendapatkan email pemberitahuan dari Google.

"Pada 2 April, akun Google+ Anda dan halaman Google+ yang Anda buat akan dinonaktifkan, dan kami akan mulai menghapus konten Google+ konsumen." 

Pada tanggal tersebut, Google akan menutup semua akun Google+ dan beberapa halaman yang dibuat pengguna. Kemudian semua konten yang diunggah ke jejaring sosial akan dihapus, termasuk foto dan video yang diarsipkan dari halaman Google+.

Awalnya, mulai 4 Februari, Google akan menghentikan pembuatan akun dan halaman baru di Google+. Kemudian, ikon tombol yang digunakan untuk terhubung ke situs dan aplikasi seluler tidak akan berfungsi.

Karena Google memerlukan waktu beberapa bulan untuk menghapus semua konten Google+, konten tersebut masih dapat ditemukan untuk sementara waktu. Misalnya, pengguna masih dapat melihat aktivitas atau mencatat konten yang masih terlihat melalui G Suite.

Layanan Google+ ditutup setelah bug ditemukan pada akhir 2018. Akibatnya, lebih dari 500.000 data pengguna pribadi terpapar ke Internet.


kepsir.com 

Tech : WhatsApp Web rilis fitur baru Picture in Picture!

No comments

Friday, February 01, 2019

tek/id

Berita bagus nih buat kamu, pengguna aplikasi WhatsApp, terutama WhatsApp Web.

WhatsApp menawarkan fitur Picture in Picture di WhatsApp Web lewat pembaruan versi 0.3.2041. Dengan fitur Picture in Picture, pengguna  WhatsApp Web dapat memutar video yang dibagikan dari Facebook, YouTube dan Streamable, menurut laporan WaBetaInfo yang tahu banyak tentang pembaruan WhatsApp, Senin, 28 Januari 2019.

Di versi sebelumnya, 0.3.1846, WhatsApp telah merilis fitur Picture in Picture. Sekarang, lewat versi yang diperbarui, WhatsApp akhirnya menerapkan fitur baru untuk platform Web. Kamu harus mengunduh versi 0.3.2041 dan membagikan atau menerima pesan yang berisi tautan video dari platform seperti YouTube, Facebook, dan Streamable untuk mencobanya.

Doc. Whatsapp

Jika kamu mengetuk tautan, kamu dapat melihat pratinjau video atau memutarnya di WhatsApp dengan mode Picture in Picture. Bahkan, pengguna dapat beralih ke obrolan tanpa harus menutup mode Picture in Picture.

Kalau kamu tidak dapat menjalankan fitur ini, berarti kamu belum memperbarui WhatsApp terbaru. Untuk bisa menjalankan versi baru WhatsApp dengan benar, kamu harus hapus cache dari browser kamu dulu. Setelah itu, restart browser kamu dan mode Picture in Picture segera aktif.



kepsir.com 

Spotify bakalan menghadirkan fitur mute & block artis

No comments

Thursday, January 24, 2019

Illustration by Alex Castro / The Verge


Bukan cuma media sosial saja yang mempunyai fitur mute atau block, sebab Spotify nantinya juga akan mempunyai layanan yang sama. Cuma, bukan untuk me-mute atau block sesama user tapi artis yang kita tak ingin kita dengarkan lagunya.

Spotify sekarang ini sedang menjalankan uji-coba untuk fitur yang disebut “don’t play this artist” di app mereka untuk iOS, sebagaimana yang dilaporkan oleh The Verge. Fitur ini secara memperbolehkan user untuk mem-block semua lagu dari seorang atau sebagian artis, sehingga lagu dari sang artis tersebut gak akan muncul dari library, playlist, chart list atau pun stasiun radio manapun di Spotify.

Sayangnya sejauh ini fitur gak berlaku untuk lagu di mana si artis yang bertindak sebagai bintang tamu atau featuring act.

Spotify mulanya mutusin untuk gak menyajikan fitur ini setelah mempertimbangkan dengan matang di tahun 2017 lalu. Tapi ternyata sekarang keputusan tersebut sudah mereka ubah. Gak heran, sebab akhir-akhir ini layanan streaming ini mendapatkan tekanan untuk menghadirkan fitur block  setelah dokumenter perihal pelecehan seksual yang dilakukan R. Kelly mengemuka.

Spotify telah mencoba untuk menghapus R. Kely dari playlist yang mereka kurasi, tapi rupanya kurang tepat sasaran sebab lagu-lagu sang penyanyi masih ada di platform mereka. Maka, gak heran Spotify kemudian menyerahkan pada user untuk melakukan block mereka sendiri.

Belum diketahui dengan pasti kapan fitur ini berlaku untuk di semua platform.


gpu terbaik cpu android terbaik game berat android terbaik urutan prosesor android terbaik prosesor android terbaik android terbaik untuk game game hp android terbaik hp gaming hp gamers game smartphone terbaik game online hp game terlaris android hp samsung buat game game berat android game hp terbaik game terbaik untuk android asus khusus game hp lenovo gaming game hp android hp game 2 jutaan download permainan java permainan di hp gamehp hp samsung untuk game aplikasi game hp daftar aplikasi android aplikasi google android aplikasi download android terbaik aplikasi android terbaik aplikasi android gratis kumpulan aplikasi android situs download aplikasi android
kepsir.com 

Kenapa MacBook selalu ada di daftar atas peralatan para DJ

No comments

Tuesday, January 22, 2019

hurricanehank - shutterstockcom

MacBook dan DJ seperti petani dan paculnya, sulit dipisahkan. Tanpa MacBook, seorang DJ bisa pensiun dini dari pekerjaannya. Yah, ada perangkat Windows sebagai alternatif, tapi bagi DJ papan atas beralih ke Windows sama seperti petani yang umumnya membawa pacul mesti beralih menerapkan sabit. Konsisten berprofesi tetapi akibatnya tidak sama, “feel” yang didapatkan juga berbeda.

Berikut ini ada beberapa alasan mengapa DJ kelas atas cenderung memilih MacBook sebagai pendorong pekerjaan mereka.

Universal audio driver

Alasan pertama, perangkat Mac memberikan jaminan standar kontruksi yang tinggi. Di dalamnya sudah terpasang driver audio universal sehingga DJ tidak perlu cemas membikin kekacauan dengan memasang driver Audio sebagaimana di Windows PC. Kelebihan ini menghindarkan DJ dari hal-hal kecil yang bisa menghalangi pesta, semisal driver yang ketinggalan zaman, driver semestinya di-instal ulang atau perselisihan antar driver.

Konfigurasi yang gampang

Sejumlah orang setuju bahwa MacBook relatif lebih gampang dalam hal konfigurasi, terutamanya jika berhubungan dengan bagian penunjang bagus video ataupun audio. Kecuali berkinerja sangat baik, pengendalian MIDI, SD Card, Firewire, hingga anti virus relatif lebih gampang dilaksanakan di komputer Mac. Seorang DJ tak punya banyak waktu untuk menyesuaikan kembali tiap set dari permulaan, MacBook memberikan banyak waktu berharga kepada DJ untuk lebih fokus pada penciptaan efek-efek suara.

Alternatif aplikasi yang beragam dan latency yang rendah

Pandangan tiap-tiap orang akan platform yang diaplikasikan amat mungkin berbeda. Pengguna Mac punya pandangan MacBook yakni yang terbaik, namun bagi pengguna Windows, MacBook yakni petaka. Itu juga soal ekosistem aplikasi. Tapi jikalau bicara soal DJ, musik dan audio. Banyak orang yang bersebrangan sependapat Mac rajanya. Ada banyak aplikasi DJ premium dan studio yang diperuntukkan bagi perangkat MacBook. Sebagian yang paling kerap dipakai seperti Traktor, Ableton, Garageband, Logic Pro dan Serato.

Berikutnya, MacBook juga memiliki latency yang rendah. Artinya, selisih antara input dan output audio saat metode memproses data ada di tingkatan terendah. Kian rendah latency maka kian bagus suara yang diciptakan oleh speaker. Latency yang rendah memberikan keunggulan saat perangkat dipergunakan dalam konser musik live, mempunyai resiko crash dan lag yang rendah. Kecuali itu MacBook juga memiliki arsitektur RISC yang secara umum menjadikan daya kerja audio yang lebih kencang, sanggup menampung bobot daya ingat berarti yang disematkan oleh aplikasi.

Performa stabil

Performa yang stabil masih jadi alasan terbesar kenapa DJ kelas atas memilih MacBook daripada lainnya. Melainkan apabila membandingi bagian jeroan yang dibawa, MacBook tidak lebih hebat dari Windows. Buktinya Apple juga memilih prosesor buatan Intel sebagaimana Windows. Yang membuatnya berbeda, Apple lebih memilih grafis buatan AMD untuk beberapa besar lineupnya. MacBook Pro Retina 15 inci terupdate semisal telah mendukung grafis diskrit AMD Radeon R9 M370X dan tetap mengusung prosesor Intel Core. Tapi Apple punya kelebihan pada piranti lunaknya yang sudah dioptimalkan untuk bekerja dengan potensi terbaik kendati disematkan pada perangkat bermodalkan hardware rendah. Masalahnya perangkat MacBook bukanlah “mainan” murah. Problem harga inilah yang sering membuat DJ pemula bingung dan mundur teratur. Buntutnya sebagian besar dari mereka memastikan untuk beralih ke notebook atau PC Windows.

Malahan beberapa lebih memilih untuk mencoba perangkat smartphone untuk memuaskan dahaga mereka akan musik. Metode ini dipilih supaya tidak terlanjur menggelontorkan uang untuk MacBook mahal.

macbook adalah macbook lemot macbook untuk mahasiswa macbook i3 macbook black market macbook yang bagus dj tik tok mp3 dj india mp3 dj tik tok terbaru mp3 download tools jualan online tools yang digunakan untuk membuat website tools uml tools gusmuk evo tools yang seringkali digunakan untuk melakukan monitoring adalah tools marketing

kepsir.com 

WhatsApp blokir akun pengguna yang suka kirim hoaks

No comments
stockcam—Getty Images

Aplikasi berbagi pesan seperti WhatsApp sering kali disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks atau isu dusta, namun, WhatsApp akan menindak tegas seperti menghapus akun bila ada pengguna yang kedapatan memakai platform hal yang demikian untuk menyebar hoaks.

"WhatsApp tak bisa melihat isi pesan. Jadi yang paling mungkin yakni memandang perilakunya," kata Wakil Direktur Kebijakan Publik dan Komunikasi WhatsApp, Victoria Grand, ketika konferensi pers di Jakarta, Senin.

WhatsApp semenjak permulaan dirancang sebagai platform komunikasi pribadi, berbeda dengan Facebook yang diposisikan sebagai jejaring sosial. WhatsApp memang menyediakan grup, jumlah anggotanya ketika ini bisa mencapai ratusan orang per grup. Untuk menjaga keamanan di WhatsApp, mereka menambahkan fitur enkripsi end-to end, berupa cara pengamanan sehingga cuma pengirim dan penerima pesan yang dapat membaca pesan tersebut. Enkripsi ini dipasang di WhatsApp supaya pesan tidak diretas selama perjalanan dari pengirim ke penerima.

WhatsApp tak bisa melihat pesan-pesan yang berada dalam platform hal yang demikian, melainkan, mereka dapat mendeteksi perilaku. Seandainya WhatsApp mendeteksi perilaku tidak normal dan mengarah pada kesibukan yang negatif, WhatsApp tak segan untuk menghapus akun tersebut.

"Akun yang bersangkutan akan dilarang," kata dia.

Nomor yang diaplikasikan untuk akun WhatsApp tersebut tak bisa lagi dipakai untuk mengakses WhatsApp. Kecuali memblokir akun, WhatsApp juga memberi label "forward" pada pesan yang diteruskan dan mengatur jumlah meneruskan pesan menjadi hanya lima kali sehingga seandainya terjadi kesibukan yang tidak biasa, pesan hal yang demikian bisa dilacak hingga ke lima pesan sebelumnya.

WhatsApp mempunyai fitur pelaporan melalui aplikasi, bila memperoleh pesan berantai yang bersifat negatif, pengguna bisa melaporkan akun yang mengirimkan via alternatif "Report" atau laporkan. Untuk melaporkan akun yang bermasalah, buka obrolan atau "chat" lalu ketuk titik tiga di pojok kanan atas dan pilih "report" untuk melaporkan akun tersebut.

whatsapp web whatsapp messenger aplikasi jual beli mobil aplikasi jual barang bekas aplikasi kredit hp aplikasi jne aplikasi online

kepsir.com 

Rekomendasi 7 laptop Chromebook, dari yang murah sampe yang mahal

No comments

Sunday, January 20, 2019



Google Chromebook yang merupakan sebuah pilihan laptop buat kamu yang mau keliat berbeda. Laptop jenis ini ngegunain operating system yang bernama ChromeOS. Selain software-software yang dimiliki Google, macam Google Docs dan lain sebagainya, laptop ini bisa nge-install aplikasi dari Google Play Store.

Nah, berikut ini beberapa laptop Chromebook yang bisa kamu dapatin di tahun 2019 ini...
Beberapa ini merupakan produk baru, jadi harap sabar buat nungguin...

1. Google Pixelbook i5 – Harga kisaran Rp15 jutaan



Google Pixelbook udah pasti jadi pilihan yang terbaik dalam memaksimalkan penggunaan ChromeOS. Desainnya yang tipis, layar display-nya yang cerah dan kecepatannya, cocok untuk dibawa oleh para pebisnis. Kelemahan dari laptop ini terletak pada harga dan baterainya.

2. HP Chromebook x2 – dengan harga kisaran Rp9-10 jutaan



Bisa dibilang kalo HP Chromebook x2 ini punya tubuh Surface Pro tapi diisi sama otak ChromeOS. Ini adalah laptop Chromebook terbaik yang bisa kamu dapatin. Layar cerah, baterai tahan lama, pengalaman mengetik yang nyenengin serta kualitas yang bagus adalah pertimbangan utama buat ngedapetin laptop ini. Kalo kamu gak keberatan buat nenteng laptop yang sedikit lebih berat dan memiliki pinggiran bezel yang agak tebal, Chromebook satu ini pas-lah.

3. Asus Chromebook Flip C302CA – Kisaran harganya Rp6-8 jutaan



Kalo mau ngedeptin yang ini kamu perlu mengeluarin biaya yang cukup besar. Tapi kamu bakalan ngedapetin layar display 1080p yang cerah dan juga baterai yang tangguh. Selain itu, desainnya yang tipis serta ringan ngebuat laptop ini ramah buat dibawa-bawa. Sayangnya laptop ini gak ada port buat USB Type-A. Tapi kalo kamu nyari yang bisa dijadiin tablet, Asus Chromebook Flip C302CA ini yang pas buat kamu pilih.

4. Dell Chromebook 3189 – Harga kisaran Rp5-6 jutaan



Kalo kamu seoarang pelajar yang lagi nyari laptop, ada baiknya buat milih ini laptop Dell Chromebook 3189 ini. Soalnya Dell ini tahan banting dan bisa bertahan lama, laptop ini dilengkapin juga sama layar touch screen. Speaker internalnya juga cukup jernih, belum lagi baterainya yang kuat. Tapi prosesor Celeron-nya kurang cukup kuat buat penggunaan yang berat, jadi aktivitas multitasking bakal agak susah.

5. Acer Chromebook 15 – Harga kisaran Rp 5-6 jutaan



Kelebihan dari laptop ini tuh nyawa baterainya. Selain itu, dengan harga Rp3 jutaan kamu udah bisa ngedapetin USB Type-C dan USB 3.0, ringan juga. Tapinya, speaker internal Acer ini kurang terlalu bagus. Suaranya kurang jelas dan bagian dasar laptop gampang panas. Tapi kalo kamu nyari Chromebook yang ukuran 15 inch, ini yang terbaik sih.


6. Lenovo N22 Touch Chromebook – Berkisar Rp 4-5 jutaan



Ini pilihan alternatif buat kamu yang budget-nya terbatas dan berencana ngegunainya buat kegiatan sekolah. Lenovo N22 didesain emang buat biar gampang dibawa ke mana-mana, kamera depannya bagus.

Karena budget yang mahal tentu juga ngebatesin kemampuan laptop ini. N22 punya kualitas yang gak terlalu baik di speaker serta prosesor-nya. Kemampuannya yang cuma bisa digunain di satu program ngebuat laptop ini lebih cocok digunain sama anak-anak ketimbang remaja.

7. Samsung Chromebook 3 – Harga kisaran Rp 4-5 jutaan



Buat kamu yang punya dana terbatas, bisa nyoba buat beli Chromebook ini. Layarnya yang paling jernih dan terang dari seluruh Chromebook yang ada. Baterainya juga tahan lama sehingga bisa kamu gunain untuk waktu lama.

Belum lagi prosesor Celeron N3060 yang diimbangin sama RAM 4GB, bakal buat kamu bisa ngerjain berbagai hal sekaligus. Tapi ya tetep aja ada kelemahannya, yaitu speaker yang kurang jernih, gampang panas juga di bagian bawah dan penataan tombol yang gak kayak biasanya.



kepsir.com 

Perangkat Lunak Fruity Loops Sekarang Sudah Tersedia Untuk iOS

No comments

Saturday, June 09, 2018


Panduan Mengenal Seni Fotografi Format Analog untuk Pemula

No comments

Friday, May 25, 2018




Foto illustrasi dari Pinterest

P-e-r-k-e-m-b-a-n-g-a-n. Yak, perkembangan kamera digital di waktu yang kayak sekarang ini nih, ngebuka jalan para pelakunya untuk bisa lebih mudah dalam ngehasilin hasil foto yang baik. Tapi walaupun perkembangan teknologi kayak sekarang ini, fotografi analog kembali digandrungi atau disenengin sama anak-anak muda masa kini.

Dan salah satu faktor dari kembalinya tren fotografi analog ini tuh karena adanya proses yang lebih dapet buat dieksplor dan dinikmati sebelum ngehasilin foto tersebut, dan tentu pastinya hasil foto dari kamera analog emang beda dari yang dihasilin sama kamera digital.

Nah, berikut ini tuh sedikit tutorial fotografi analog yang bisa diikutin sama para pemula atau kalian yang baru tertarik terjun ke dalam jenis fotografi kayak gini.

Hal pertama yang kudu banget kalian punya - ya jelas kameranyalah yah, tapi kalian kudu milih jenis kamera yang bakalan kalain gunain. Kamera analog sendiri tuh punya jenis yang beragam kayak SLRRangefinder dan juga Point and Shoot. Dan masing-masing dari jenis ini pasti punya fungsi yang berbeda-beda. Biyasanya sih untuk memulai, kamera jenis 35mm SLR yang pada umumnya lebih banyak dipakai sih.


Kalo udah milih kamera, dibutuhin juga untuk memperhatikan jenis film yang bakalan digunain nanti. Jadi, pas nanti waktu beli film-nya, bisa dilihat angka kayak 100, 200, 400 dan bahkan 800 di satuannya film tersebut. Angka ini nih sebenernya tuh petunjuk dari tingkat sensitivitas film sama cahaya yang biasa dikenal dengan ISO. Semakin kecil angkanya tuh film, maka semakin rendah juga tingkat sensitivitas film-nya sama cahaya, dan begitu pula sebaliknya. Selain film yang disebutin tadi, ada juga jenis film lain kayak film negative dan juga black and white. ~ bukan black panther


Selain butuh kamera dan film, dibutuhin juga alat-alat tambahannya kayak developer, fixer dan developing tank yang nantinya bakalan digunain buat nyetak hasil dari foto kamera analog kalian. Dengan nyedia-in berbagai jenis alat ini dari awal, pasti ada biaya yang lebih bisa dipangkas, karena kalo dipikir range harga jasa cetak foto dengan jenis kayak gini yang semakin mahal di jaman canggih sekarang ini.

Dan kalo udah ngelengkapin semua perlengkapan yang di atas tadi, pengaturan kamera udah mulai kudu dilakuin dulu. Ada banyak peraturan yang kudu diperhatiin secara seksama disaat mengatur setting kamera, kayak aperture, film speed, shutterspeed dan juga focus.
Jangan lupa buat perhatiin pengaturan ISO yang kudu disesuain sama jenis film yang bakalan dipakai. Tapi balik lagi, pengaturan ini tetap tetep kudu disesuain sama kebutuhan foto yang mau kalian hasilkan.


Nahhh, kalo kamera analog kalian udah siap, mulailah buat eksplorasi hasil foto yang mau dihasilin dengan cara nge-latih teknik pengambilan foto di kamera analog. Dan kudu di-ingat juga, kalo setiap pengambilan foto harus dilakuin dengan penuh perhitungan, biar antisipasi adanya kegagalan di hasil cetak foto nanti. Tapi, di luar proses yang cukup panjang dan gak gampang yang kudu dilaluin ini, rasanya tuh pasti bisa sangat memuaskan ketika foto yang dihasilin bisa berhasil dan jadi hasil foto yang baru.

Yak, seperti itulahhh...
Terimakasih, bye....


Ntab niiihhh!!! Mulai Tahun Depan Nanti, Kita Bisa Dengerin Vinyl Berkualitas HD

No comments

Monday, May 21, 2018

Foto illustrasi dari lookmumnohands

Yang jelas nih yah, harganya tuh pasti enggak murah, bro. Tapi, mumpung barangnya belum ada di-pasaran, enggak ada salahnya lah beli headphone yang bagusan dulu. Soalnya kalo pake headphone nokia 1202 mah enggak enak. Sakit di-kuping.


Artikel ini pertama kali tayang di Noisey

Beberapa tahun ini Vinyl kayak dapat nyawa baru. Malah, di tahun lalu nih ya, angka penjualan plat dilaporkan melonjak lagi. Jelas dong, ini tuh berita bagus buat penikmat dan terutama buat pegiat musik. Artinya, yang Namanya album fisik itu belum sepenuhnya mati digempur skema bisnis streaming musik jaman now. Selain itu juga, dengan kembali populernya piringan hitam bisa ngasih kesempatan kita buat kembali ngerasain salah satu nikmat yang paling hakiki di dunia para kolektor album.

Yang lebih mantab lagi dari kebangkitannya piringan hitam nih; teknologi vinyl bakalan mengalami pemutakhiran. Karena sebuah perusahaan rintisan asal Austria, Rebeat Innovation, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan mulai memasarkan Vinyl High Definition maksimal yang bakalan mulai tahun depan.

Meski gue atau mungkin kalian juga sangat mencintai yang Namanya rilisan fisik, jujur gue enggak tahu apa yang dimaksud dengan Vinyl High Fefinition. makanya, daripada bingung atau sotoy yah, ada baiknya kita baca dulu keterangan dari Rebeat Innovation.

Jadi, pada tahun 2016, perusahaan rintisan ini mematenkan metode baru pressing vinyl dengan cara mengunakan “laser untuk menciptakan Matrix Audio Master High Definition (HD) yang memungkinkan sebuah plat mencapai potensi maksimalnya dan juga meningkatkan kenikmatan mendengarkan musik.”

Kepada Pitchfork, pendiri Rebeat Innovation si Günter Loibl ngaku kalo perusahaannya itu baru aja nerima suntikan dana segar sebesar $4.8 juta dan berharap mampu untuk ngewujudin proyek ambisius-nya ini minimal di tahun depan.

Nah, kalo lo tetep keukeuh pengen dapet penjelasan teknisnya tentang vinyl HD ini, Rebeat Innovation ngejelasin kalo plat definisi tinggi ini dibuat dengan “pemetaan topografis berbasis 3D yang dipadukan dengan teknologi goresan laser.” Sederhananya sih kayak gini: laser digunakan untuk menggores “stamper” yang nantinya dipake buat ngebentuk guratan pada plat untuk menghasilkan suara definisi tinggi.

Günter Loibl bilang kalo mulai tahun ini, Rebeat Innovation bakalan mulai ngirimin sample buatan mereka ke pabrik-pabrik pressing plat dan berharap bisa menghadiri konferesi perdagangan piringan hitam, Making Making Vinyl, yang bakalan diselenggarain di Detroit, Oktober nanti. ~ Jauh yahhhh.. Beeuuhh…

Abis itu, kayak yang dibilang si Günter Loibl ke Pithfork. 
“Prosesnya bakalan makan waktu selama enam bulan buat nerapin segala penyesuaiannya. Jadi, insya Allah tahun depan nanti, kita bakal bisa ngeliat Vinyl HD dijajakin di toko-toko album musik.” ~ Yaaa moga-moga aja bisa nyampe juga di Indonesia yahhh…

Jadiii, sambil nungguin nih yah, mendingan nabung dulu deh buat beli headphone yang bagusan, soalnya vinyl HD nanti bakalan jadi kacrut kalo lo pake headset 15 ribuan, mana bikin kuping sakit lagi.

Dah ah gitu pokoknya. Terimakasih




Kalo Mau ke Luar Angkasa Kudu Nabung Berapa Lama Sih? Nah, Berikut Ini Rincian Biayanya

No comments

Friday, March 09, 2018


Pelesir ke luar orbit Bumi betulan udah bisa lho. Masalahnya, butuh berapa duit ya vroh?

Nah, siapa tahu aja kalian ada yang tajir melintir, kami kasih gambarannya.


Gak semua orang itu kere kayak gue. Pasti ada-lah yang tajir melintir-lintir. Saking tajirnya, mereka menjadi jenis manusia yang rutin bepergian ke mancanegara demi mencoret bucket list atau memecahkan rekor tertentu. Orang jenis begini sudah biasa menyiapkan anggaran pelesiran dan itinerary yang detail banget. Tapi bagaimana kalo suatu ketika tukang jalan-jalan ini pengen pelesiran ke luar Planet Bumi? Duh, kayaknya ribet ay. Mana belum ada agen travelnya pula.

Tapi jangan putus asa dulu wahai tukang jalan-jalan. Masih ada harapan untuk kamu menggapai mimpi kok.

Dulu satu-satunya cara untuk bisa mengunjungi ruang angkasa adalah dengan cara ikut tes dan melamar posisi sebagai astronot. Tapi, tuntutan fisik dan mental yang ketat bagi astronot dan persaingan yang sengit untuk bisa ditunjuk menjalani misi. Itu menunjukkan kecilnya kemungkinan untuk mengunjungi ruang angkasa. Hanya ada sekitar 500 orang, dari ribuan kandidat, yang beruntung dikirim ke luar orbit bumi.

Tren ini benar-benar berubah pada 2001, ketika insinyur Dennis Tito membeli tiket perjalanan seminggu penuh ke International Space Station (ISS) seharga Rp275 miliar dari perusahaan Space Adventures. Ntap!

Beberapa turis luar angkasa kaya raya—atau yang ingin dipanggil astronot pribadi—memutuskan mengikuti jejaknya. Mereka membayar sekitar Rp275-Rp550 miliar untuk bergabung dengan kru stasiun saat bertugas di luar angkasa selama satu sampai dua minggu.

Harganya memang cukup mahal bagi penggemar luar angkasa biasa. Tapi industri ruang angkasa komersial semakin berkembang. Para pengamat, misalnya astronot NASA Don Thomas, menduga kalo harga tiket pelesir ke luar angkasa akan turun beberapa dekade mendatang.

Jadi, seberapa besar tabungan yang kalian butuhkan kalau mau pelesiran ke luar angkasa?
Sama seperti travelling lain, harganya tergantung pada seberapa jauh perjalanan kalian, dan kendaraan seperti apa yang kalian inginkan. Kami punya gambaran biaya yang bisa kalian rencanakan tabungannya dari sekarang untuk ongkos berangkat ke luar angkasa.

Pakai Penerbangan Suborbital: Rp2-3 Miliar.
Penerbangan suborbital adalah pilihan termurah buat mengunjungi luar angkasa, dengan ongkosnya saat ini diperkirakan sekitar Rp2-3 miliar per orang. Virgin Galactic sudah menjual ratusan deposit tempat duduk pesawat ruang angkasa suborbital perusahaan, VSS Unity, ke calon konsumen perorangan. Sedangkan Blue Origin sedang merencanakan penerbangan roket suborbital komersial dalam kisaran harga yang sama.

Yaaa... Harganya memang masih tergolong mahal, apalagi jumlah uang sebesar itu bisa kita gunakan untuk bayar DP rumah atau biaya investasi lainnya. Kalo gitu, kalian harus merencanakan dari sekarang kapan kalian ingin melakukan perjalanan luar angkasa, dan kalian juga harus menentukan berapa besar uang yang harus kalian tabung setiap bulannya.

Tapi, kalo bisa mah backpacker-an ke luar angkasanya. Ngeteng-ngeteng dah gak apa-apa.

  • [message]
    • ##check## Writer


Sebuah Karya Seni yang Mengajak Kita Meresapi Fetish Manusia Modern Sama Teknologi Gadget

No comments

Thursday, March 08, 2018


Artikel ini pertama kali tayang di Broadly.

Seorang seniman bernama Faith Holland mengingatkan kenikmatan mengelus layar ponsel, menatap layar laptop, hingga senyum-senyum sendiri saat texting sama gebetan yang tak kalian sadari.


Seniman Faith Holland ingin manusia merasa nyaman. Saat kita menyaksikan acaranya, Speculative Fetish, di Transfer Gallery New York, pengunjung pameran segera melihat stiker besar berbunyi: “Best Viewed Without Underwear” alias “Mending Dilihat Tanpa Pakaian Dalam.” Di bawahnya ada sebuah akuarium bundar berisi berbagai celana dalam—dari orang-orang yang datang ke acara tersebut. Hal itu juga menjadi taktik supaya audiens ke kamar mandi, di mana mereka akan melihat sebuah video menampilkan Holland di dalam bak mandi penuh kabel Ethernet.

Karya Holland pada intinya membahas topik keintiman terutama saat hal tersebut mewujud sebagai persinggungan antara seks dan teknologi. Acaranya saat ini merupakan bagian dari sebuah rangkaian bernama “The Fetishes”. Topik utamanya membahas sisi erotis dari hubungan manusia dengan perangkat digital. Dia ingin kita semua membayangkan rasanya nge-scroll layar ponsel; rasa panas yang menjalar pada paha dari MacBook yang dipangku; dan senyuman centil di hadapan layar saat membaca chat dari gebetan. “[Perangkat digital] sudah menjadi semacam pelekat tubuh,” ujar Holland pada Broadly.

Seniman berbasis New York City ini tak hanya tertarik pada hubungan-hubungan fisik tersebut, tapi juga aspek emosionalnya: “Ini soal keintiman yang berkembang dengan perangkat digital yang memberikanmu tubuh yang kamu taksir; mereka ngasih likes pada selfie seksi yang kamu unggah,” ujarnya. “Ada sejenis kasih sayang yang timbul dari perangkat-perangkat ini, dan perasaan saya adalah kamu mengembalikannya.”


Salah satu GIF dari seri instalasi seni "Body Devices" dalam pameran Holland.

Bagi Holland, ketertarikan tak lazim pada teknologi ini muncul lewat sebuah kekaguman atas bokep saat dia masih kuliah di Vassar. Dia bahkan tertarik meneliti pornografi dari sisi akademis. “Saya selalu mikirin gimana pornografi sebetulnya memajukan teknologi, tapi juga bagaimana porno memajukan proses komersial situsweb,” ujarnya. “Situsweb pertama yang memiliki konten gambar yang bergerak adalah porno (GIFs lalu streaming video; situsweb pertama yang menerima kartu kredit dan juga ngurusin e-commerce, Pop-up, ya juga porno. Semua hal itu muncul dari industri ini.”

Berniat memainkan ide bahwa porno adalah inti dari Internet, Holland menciptakan situs menampung apa yang dia bilang “pornografi abstrak." Situs itu memberinya gelar master pada 2013. Isi situs yang dia kelola adalah memiliki galeri berisi GIFs yaitu imagery dari film-film Hollywood, seperti tampilan cyberspace yang bisa membantu pengunjung situs yang berniat merancap saling mengenal lewat dunia maya. Untuk karya itu, Holland menganggap lorong-lorong laser dan cahaya itu sebagai “memek cyber” dan mengklaim bahwa itulah bahan dasar internet. Sebagai bagian dari proyeknya, dia mengeluarkan sebuah iklan menarik di situs porno kecil yang bisa mengarahkan pengunjung ke karya seninya.

Sejak itu, dia terkesima dengan ide merusak alur nonton bokep dengan memasukkan karyanya ke konteks NSFW. “Saat karyamu dipajang di galeri, ada bagian dari itu yang seakan-akan ceramah ke paduan suara, kamu punya peonton tetap yang udah sepakat denganmu,” ujar Holland. Dia ingin melampaui hal itu.

Pada 2014, Holland memulai sebuah series berjudul “ Porn Interventions,” di mana dia melakukan banyak performans merangsang di depan kamera—membuka baju atau mencukur bulu kakinya—namun pada akhirnya berhenti di titik sebelum hal tersebut menjadi pornografi. Dalam salah satu perfromansnya, dia mengelus lensa kamera menggunakan cairan mirip pelumas, menjilatnya, dan menghentikan video tersebut. Dia mengunggah potongan-potongan ini ke situs bokep amatir seperti RedTube.com dan melabelinya dengan tag populer dengan harapan agar bisa muncul di layar pengunjung situs. Dia menjadikan situsweb sebagai ruang galeri gerilya.

Meski “Porn Interventions” berangkat dari klise berbahaya dalam setiap bokep, seni yang digagas Holland tidak tampak seperti anti-bokep atau berbeda dari konten lainnya di situsweb tersebut. Alih-alih, konten Holland cukup subtil untuk menyarankan konseputalisasi yang lebih luas soal erotisisme—yang tidak berakhir, seperti kebanyakan porno, yaitu dengan ejakulasi laki-laki.



Dengan keintiman instalasi dalam Speculative Fetish, kita bisa melihat Holland juga tertarik akan kemungkinan galeri seni di masa mendatang. Holland membayangkan, suatu saat pengunjung pameran seni dibuat merasa seperti duduk di kasur nonton bokep. Bagi Holland, energi erotis dan kreatif seringkali ditemukan dalam medium yang sama. Gagasan ini menarik banget sih.

keps.
 

Sebetulnya Distorsi Gitar Gak Sengaja Mengubah Sejarah Musik Modern

No comments

Thursday, December 21, 2017


Tanpa "kecelakaan" menghasilkan bunyi distorsi, mustahil lahir genre semacam rock, metal, punk, hardcore, sampai noise. Sejarah setara 4 SKS kami mampatkan buat artikel ini.


Artikel ini pertama kali tayang di Noisey.

Penemuan distorsi gitar mungkin adalah salah satu ‘kecelakaan’ paling menyenangkan dalam sejarah musik modern. Lahir dari amplifier yang disfungsional, jeritan feedback yang khas telah membentuk fondasi banyak karir musisi (dan genre musik). Mulai dari band doom metal super heavy hingga punk rock yang pemberontak abis hingga musik noise yang bising, distorsi gitar dan ampli adalah jantung bagi beberapa jenis musik paling berpengaruh yang pernah diciptakan.

Mari kita mulai dari awal: amplifier gitar mulai diproduksi secara massal di 1931. Berbentuk kotak kayu kecil berisikan sebuah speaker, ampli 10-watt Electro String terlihat seperti tidak lebih dari aksesoris bagi Frying Pan, gitar elektrik pertama yang diproduksi massal. Selama 16 tahun ke depan, ampli gitar tidak melebihi 10 watt.

Kemudian Leo Fender muncul dengan sebuah bom: Super Amp.

Ampli Fender keluaran 1947 memiliki tenaga 18 watt, menghasilkan suara yang lebih keras. Gitaris di AS lantas tergopoh-gopoh merusaha membeli ampli Super tersebut, dan menemukan bahwa produk tersebut ternyata menawarkan kelebihan lainnya. Ketika volumenya dipolin, amplinya masuk ke ranah overdrive, menyelimuti note gitar dalam distorsi penuh fuzz. Sama seperti banyak kemajuan teknologi lainnya di dunia, distorsi gitar ditemukan secara tidak sengaja.

Sekitar dua tahun sebelumnya, musisi swing Western, Junior Barnard mendesain sebuah pickup humbucker sederhana untuk gitarnya, mengkombinasikan dua pickup untuk menghilangkan bunyi dengung menyebalkan single-coil dan menghasilkan tone yang lebih bulat. Barnard menggenjreng gitar dengan keras, dan kerap sampai senarnya putus. Output yang lebih tinggi dari proto-humbucker ini, dikombinasikan dengan gaya bermain gitar yang lebih kencang mendorong amplinya ke ranah overdrive. Banyak musisi country, Western swing, dan blues sudah lama mencari sound yang lebih kotor, sound yang bisa merepresentasikan ‘kotornya’ musik mereka. Tone sederhana Barnard tiba-tiba menjadi jawabannya.




Ketika kabar menyebar di 1947 bahwa kamu bisa mendapatkan tone gitar Barnard dengan menyetel kencang-kencang Fender Super, semua gitaris keren langsung membeli ampli tersebut. Overdrive lantas menyebar luas bagaikan wabah mematikan. Fender tidak lama kemudian mengembangkan desain Super, dan menaikkan outputnya hingga 50 watt. Banyak perusahaan rival langsung mengikuti langkah ini. Ampli 50 watt menjadi senjata mematikan, mengubah wajah musik saat itu, sama seperti senjata mengubah kondisi perang. Namun teknologi hanya sebaik penggunanya, dan ampli 50 watt tersebut membutuhkan musisi yang bisa membawa namanya menuju puncak.

Tanggung jawab ini diambil oleh gitaris Goree Carter. Lahir di area miskin dan penuh kekerasan Fifth Ward di Houston, AS, Carter mulai memainkan musik blues di umur 12 tahun. Dia ingin musiknya menangkap intensitas pengalaman tumbuh di dalam kota yang sangat rasis. Dengan ampli 50 watt, dia bisa memproyeksikan rasa frustrasi, sakit hati, dan kegembiraan dalam bentuk yang sangat liar. Selain volume ampli yang kencang, Carter menyukai bagaimana tone gitarnya tetap dibalut fuzz ketika volume gitar dikecilkan.




Bekerja keras di penggilingan padi di siang hari, Carter membentuk The Hepcats dan menjadi bintang kancah musik Houston yang kompetitif. Sangat dipengaruhi oleh T-Bone Walker, The Hepcats memainkan versi musik blues yang cepat dan agresif, sama seperti kultur automobil yang sedang melahap Amerika saat itu. Pada 1949, Carter dan bandnya menulis “Rock Awhile,” lagu rekaman pertama yang menampilkan gitar overdrive. Dia menggenjreng dengan presisi mengerikan, menenggelamkan note-note gitarnya dalam distorsi. Semua instrumentasi dalam lagu keren, tapi gitar Carter memotong frekuensi seperti sinar memotong ruang gelap gulita. Mati aja Elvis. Goree Carter harusnya ditahbiskan sebagai raja sejati Rock ‘n’ Roll.

Distorsi Carter memang inovatif, tapi tone fuzz yang kini kita kenal ketika membicarakan distorsi dan overdrive belum muncul hingga 1951, ketika Jackie Brenston dan His Delta Cats merilis “Rocket 88” ke dunia. Kings memiliki nama pesohor sebagai salah satu anggotanya: gitaris Willie Kizart. Biarpun reputasi Ike Turner lebih banyak dikenal orang, seharusnya nama Kizart-lah yang menggema di seantero jagad.




Tidak ada yang tahu bagaimana ampli Kizart rusak sebelum sesi “rocket 88” dimulai. Mungkin saja amplinya jatuh dari atas mobil ke jalanan dalam perjalanan ke studio. Ike bercerita bahwa air hujan telah merembes masuk ke dalam bagasi mobil dan merusak kabel ampli tersebut. Namun pada akhirnya, ini tidak penting. Yang penting adalah sound yang ampli rusak tersebut hasilkan. Kizart tidak menyadari amplinya rusak hingga dia menyalakannya di studio. Dia langsung jatuh cinta dengan soundnya yang kotor. “Rocket 88” memang tidak lebih dari standar lagu boogie yang dimainkan dengan lebih cepat, tapi tone gitar Kizart merupakan sebuah revolusi.

Sebelum mendengarkan “Rocket 88,” bayangkan kamu belum pernah mendengar distorsi fuzz sebelumnya. Bayangkan kamu sedang minum-minum di sebuah bar pada 1951—di daerah South AS, misalnya Nashville, Kansas City, atau Houston. Musik mengandalkan vokal macam Nat King Cole dan Tony Bennett mendominasi gelombang radio. Dalam hits macam “Too Young” dan “Because of You,” instrumentasi adalah kelas kedua, bertugas mengiringi vokal. Tanpa sadar, kamu mulai merasa bosan dengan musik macam ini. Kamu ingin mendengar sesuatu yang baru. Tiba-tiba rasanya seperti seseorang baru menyumpel sesuatu kedalam telingamu. Kamu berjalan ke jukebox, mengira speakernya jebol. Ternyata bunyi gitar Kizart baru saja merasuk ke otak.

Sepuluh tahun kemudian, Grady Martin menggunakan preamp murahan dalam konsol rekaman untuk menciptakan distorsi yang lebih fuzzy untuk lagu Marty Robbins, “Don’t Worry.” Sesungguhnya tembang country yang tidak berbahaya, bunyi distrosi Martin merobek track ini di menit 1:26, menghasilkan tone gitar tebal seperti bunyi kentut penyihir yang kini banyak digunakan band doom dan sludge metal.




Mencoba menciptakan ulang sound kotor Martin, ahli elektronik Orville Rhodes menciptakan pedal fuzz sederhana untuk teman-temannya di band The Ventures. Perusahaan gitar Gibson memanfaatkan ide ini, merilis pedal Fuzz-Tone pada 1962—menjadi ciri khas lagu The Rolling Stones, “(I Can’t Get No) Satisfaction.” Pada 1964, setahun sebelum sound gitar Keith Richard membuat semua orang kagum, Dave Davies dari The Kinks merusak corong speaker di kabinet gitarnya dengan pisau tajam guna mendapatkan sound yang lebih galak. Hasilnya adalah distorsi menonjok di lagu “You Really got Me.” Di saat itu, mendengarkan lagu seperti ini bagaikan mendengarkan Black Sabbath pertama kali sekitar enam tahun kemudian.

Dekade 60-an dan 70-an menjadi kompetisi sengit bagi para pencipta ampli dan pedal distorsi, membuka banyak kesempatan bagi para musisi. Memang dasarnya jenius, Jimi Hendrix membuat fuzz dan reverb menjadi bagian penting dari aksi manggungnya yang rusuh, menggunakan teknologi sebagai instrumen itu sendiri. Deep Purple kemudian mendorong sound ke ranah senjata pada 1972, membuat tiga orang pingsan dengan sound classic rock pada tingkat 117 desibel di Rainbow Theatre, London. Guinness mencetuskan kategori World’s Loudest Band tiga tahun kemudian, memberikan mahkota raja kebisingan kepada Deep Purple.




Motörhead mengikuti jejak ini, menyerang audiens dengan sound. Salah satu band pertama yang menggunakan tone distorsi berat untuk bass, Motörhead mencapai 130 desibel dengan tumpukan ampli dan kabinet di konser 1984 di Cleveland. Sound Motörhead yang luar biasa kencang menyebabkan tumpukan plester atap Variety Theatre copot. Bayangkan seperti apa rasa gendang telinga penonton saat itu. Namun justru kegilaan macam ini yang membuat penggemar semakin menyukai band. Penggemar datang ke konser Motörhead berharap akan digilas oleh sound.




Di gig My Bloody Valentine di akhir 80-an dan awal 90-an, Bilinda Butcher, Kevin Shields dan Debbie Googe kerap memanjangkan bunyi feedback di akhir lagu “You Made Me Realize” menjadi siksaan kebisingan selama 15 menit. Sesuai artikel ditulis Tom Ewing, “hampir semua orang [di konser My Bloody Valentine] berharap meninggalkan acara dengan kuping sakit.”

Nenek moyang musik elektronika Leftfield mencapai 137 desibel di Brixton Academy pada 1996, mencapai rekor baru untuk tingkat volume—satu-satunya grup house/dance yang memegang rekor tersebut. Duo asal Inggris tersebut menenggelamkan audiens mereka dalam ritme yang berdetak tanpa henti dan atmosfir lapisan bunyi nyaring. Sama seperti konser Motörhead di Cleveland, intensitas dari sound Leftfield di Brixton menyebabkan debu dan plaster berjatuhan dari atap.




Sejak momen itu, musisi terus mendorong distorsi dan amplifikasi ke bentuk ekstrem yang lebih jauh. Bagi konsumer dan pencinta volume ekstrem, mendengarkan musik saja sudah tidak cukup. Kita harus bisa merasakan musiknya menggetarkan tulang. Meneruskan warisan musisi pencinta noise macam Whitehouse, SPK, dan Merzbow, komposer musik elektronik kontemporer Tim Hecker menjelaskan proses menulisnya dalam wawancara dengan Resident Advisor sebagai “sebuah pengalaman yang brutal, penuh darah, dan meremukkan tulang.”

Menggunakan sususan ampli dan kabinet yang mematikan, dia memastikan penampilannya akan menyiksa para penonton. Memasukkan elemen amplifikasi peremuk tulang ke dalam dunia hip-hop, Dälek menenggelamkan penontonnya dengan adukan beat, bar penuh tema sosial, dan bebunyian synth yang opresif. Trio asal New Jersey ini sudah pernah berbagi panggung dengan nama besar macam Godflesh dan Isis; mereka baru saja merilis sebuah album baru via label Profound Lore, menegaskan bahwa hip-hop bisa juga memekakkan telinga sama seperti genre lain.




Legenda drone Sunn O))) juga menerapkan penggunaan amplifikasi dan distorsi guna melumpuhkan audiens (dan mereka sendiri) dalam 19 tahun terakhir. Lewat bunyi drone sub-bass tanpa ampun, gitaris Stephen O’Malley dan basis Greg Anderson mengirim para pendengarnya ke dalam ranah kesurupan. Setiap album band ini memang brilian, tapi mendengarkan Sunn O))) di rumah jauh berbeda dengan mengalaminya langsung di depan panggung. Setelah konser Sunn O))) usai pada 2010, saya menyaksikan seorang penggemar muntah di pinggir jalan, di luar Blue Bird Theatre, Denver. Tekanan bertubi-tubi dari amplifikasi band membuatnya tidak enak badan.

Gazelle Amber Valentine, gitaris-vokalis band Jucifer, menggunakan 30 kabinet untuk menciptakan yang dia beri istilah “Three White Wall Ov Death” dan selalu menggunakan format ini selama 24 tahun. Dia dan sang suami, drummer Edgar Livengood, saling bermain dari energi satu sama lain, energi kinetik mereka saling bergaung, memberikan rasa nikmat dan sakit yang silih berganti. Manajer venue kerap mengeluhkan tingkat volume Jucifer yang ngawur (sering mencapai tingkat 140 desibel), tapi penggemar mereka tetap saja menikmati. Merespon berbagai keluhan ini di sebuah wawancara dengan WV Rockscene, Valentine menjawab, “Kami Jucifer. Kami tidak bisa bermain pelan...Kami ingin merasakan dan mendengar tebalnya sound. Dan saya ingin membentuknya, menunggangi feedbacknya.”






Di awal karir duo sludge, The Body, gitaris-vokalis Chip King sering tampil tanpa mikrofon, biarpun dia menggunakan tumpukan kabinet yang sanggup mencapai level volume Jucifer. Di bawah tumpukan distorsi, vokalnya berteriak, memberikan kesan dia sedang dicekik oleh amplifikasinya sendiri. Seiring teknologi semakin meresap ke dalam eksistensi kita, seniman macam The Body akan terus mengeksplor amplifikasi dan distorsi untuk berkarya.

Amplifikasi ekstrem menangkap ketidakmampuan manusia melawan teknologi, tapi juga menampilkan cara untuk melawan kembali. Tanpa mempedulikan gendang telinga kita, ampli, speaker, dan teknologi distorsi hanya akan terus berkembang seiring musisi terus mencari cara untuk menghasilkan volume yang lebih tinggi. Dalam era di mana banyak ketidakpastian politik dan sosial, ada satu hal yang pasti: masa depan musik sudah pasti akan sangat kencang.

(J. J. Anselmi)


Latest News

Loading...