Showing posts with label style. Show all posts
Showing posts with label style. Show all posts

Suka Suka Interview Vol.10 : Bukan Soal Harga !

No comments

Friday, May 24, 2019

Bandha Ayub / Doc. Manasuka Films


Di Indonesia, sneaker mulai kembali diminati sejak lima tahun silam, tepatnya pada 2013. Brand Adidas ialah pemicu dalam mengembalikkan nafsu para pengoleksi sneaker di Indonesia dengan melahirkan sepatu Yeezy yang didesain khusus oleh rapper asal AS Kanye West.

Padahal, sneaker sebenarnya sudah mulai booming di Indonesia sejak 1990-an. Hal itu datang dari vokalis Nirvana, Kurt Cobain, yang memopulerkan sepatu Converse buluk nan kerennya ketika di atas panggung. Lalu, ada brand Nike yang memperkenalkan kolaborasi ciamiknya dengan pebasket Michael Jordan, yang melahirkan Air Jordan.

Fenomena perkembangan sneaker di Indonesia semakin meluas. Bahkan, banyak yang rela mengeluarkan kocek lebih untuk mendapatkan sneaker impiannya.

Yap! setelah panjang lebar pejabaran diatas , pasti tau dong yang bakal kita gubris tentang apa? kali ini kita berkesempatan berbincang dengan salah satu guest asal Lampung yang sudah cukup lama berkecimpung didunia sneakers.

Selain sebagai kolektor, tamu kali ini adalah founder KIXTH (@kixth) dan co-founder dari 360 (@360ft), yap! siapa lagi kalau bukan Bandha Ayub!

Gimana sih opini Bandha Ayub perihal fenomena sneakers yang sedang hangat beberapa tahun kebelakangan ini? Simak liputan team Manasuka Films berikut ini!



For more information about our guest :
@360ft
@kixth
@bandha_

Follow Manasuka Films on instagram:
@manasuka.films


Ulang tahun ke-50 Led Zeppelin kolaborasi bareng Vans

No comments

Saturday, February 16, 2019


Ulang tahun ke-50 Led Zeppelin kolaborasi bareng Vans


Led Zeppelin, unit rock veteran ini telah mengumumkan kolaborasi terbaru mereka dengan Vans untuk merayakan ualang tahun mereka yang ke-50.

Proyek kolaborasi itu diumumkan melalui akun Twitter oleh Led Zeppelin dengan menghadirkan dua versi sepatu Led Zeppelin. Masing-masing menampilkan gambar ikonik dari album klasik mereka. Bukan hanya itu, tapi ada juga kaos dengan desain ikoniknya Led Zeppelin, dilansir Antara, dari NME (14/2/19).

Vans memang telah berkolaborasi beberapa kali dengan musisi ikonik seperti Iron Maiden, Metallica, Kiss, Pearl Jam, Slayer, Bad Religion, dan masih banyak lainnya.



Selain merayakan ulang tahun ke 50 tahun, mereka juga meluncurkan album "50th Anniversary Interviews". Album ini mencakup 34 klip baru dari wawancara para personel Led Zeppelin yang masih hidup; Jimmy Page, Robert Plant dan John Paul Jones.

Klip-klip tersebut menunjukkan para personel merefleksikan karir mereka, beberapa lagu dan beberapa album tertentu.

Dalam klip-klip tersebut, John Paul Jones, Robert Plant, dan Jimmy Page berbicara tentang filosofi mereka pada saat mereka merekam materi baru, seperti ketika mereka bekerjasama dengan Ian Stewart dalam "Stairway to Heaven" dan lainnya.

(*)


kepsir.com 

Slip-on, koleksi baru dari Paul Frank yang bebas untuk kamu mix & match

No comments

Thursday, February 07, 2019

Paul Frank

Merek gaya hidup dari Amerika, Paul Frank, dimulai pada 2019 dengan meluncurkan koleksi sepatu slip-on yang tidak hanya elegan, tetapi juga nyaman dipakai. Paul Frank melihatnya sebagai jawaban atas kebutuhan mode generasi muda yang haus akan model sepatu kasual.

Sepatu slip-on adalah salah satu desain favorit generasi muda karena mereka lebih mudah dipakai, dan karena variasinya sangat beragam, mereka mudah di mix and match dengan produk-produk fashion lainnya.

Paul Frank

Sepatu dengan model slip-on nya Paul Frank memiliki bahan material modern yang membuatnya nyaman untuk dipakai. Dengan gaya stylish dan dengan balutan warna netral di atas kanvas sepatu.

Untuk insole, koleksi slip-on Paul Frank menggunakan phylon yang lembut, ringan dan fleksibel. Bahan phylon dipilih karena memiliki daya tahan terbaik dan mudah dirawat dan dibersihkan. Berkenaan dengan outsole, sepatu ini menggunakan teknik konstruksi cupsole yang memberikan penampilan akhir yang lebih halus dan memberikan perlindungan juga dukungan tambahan di telapak kaki, terutama tumit, sehingga nyaman dipakai. .

Koleksi sepatu slip-on ini hadir dalam sebelas model dan varian warna dengan harga Rp. 499.000, tersedia di gerai Paul Frank dan juga Mezzo.

Paul Frank

Paul Frank
(*)


kepsir.com 

Dr. Martens merilis koleksi baru hasil kolaborasi dengan Sex Pistols

No comments

Tuesday, January 29, 2019

Dr Martens

Dr. Martens, salah satu merek sepatu paling terkenal dengan koleksi sepatu boots-nya, kembali berkolaborasi. Kalo pada tahun 2018, mereka menerbitkan koleksi untuk Joy Division. Kali ini, Dr. Martens berkolaborasi dengan band punk-rock Inggris, Sex Pistols, dalam koleksi barunya.

Dilaporkan oleh NME, desain sepatu baru Dr. Martens terinspirasi oleh sampul album yang dirancang khusus untuk punk oleh Jamie Reid.


Dr. Martens x Sex Pistols


Dalam koleksi barunya, Dr. Martens menyajikan lirik lagu "Pretty Vacant". Misalnya, seperti "I wanna be me" di bagian belakang sepatu dengan sosok Sid Vicious.

Dr. Martens x Sex Pistols


Untuk koleksinya, Sebagai hasil kolaborasi Dr. Martens x Sex Pistols, telah merilis tiga model sepatu dalam tiga jenis sepatu. Ketiganya adalah 14910 10-eye boot, 1460 8-eye boot, dan 1952 steel toe. Ada juga koleksi Pressles canvas lace-up dan Toomey canvas slip-on. Selain itu, ada juga outfit dan aksesoris lainnya.

Seluruh koleksi ini bakalan mulai bisa dibeli pada 1 Februari 2019 mendatang.



kepsir.com 

Converse Rilis Koleksi Kolaborasi bareng Suicidal Tendencies

No comments

Friday, September 07, 2018



Wahai kolektor merchandise band, khususnya Suicidal Tendecies, bakalan ada koleksi yang kudu kalian punya nih.

Band crossover thrash asal Amerika ini bakalan bikin koleksi kolaborasi bareng salah satu brand apparel populer, Converse.

Koleksi dari Suicidal Tendencies x Converse ini terdiri dari hoodie, kaos, longsleeve, kemeja, celana training, celana pendek, dan sneaker Converse.

Koleksi Suicidal Tendencies x Converse nampilin ilustrasi bergaya oldskool buatannya si Ric Clayton, yang juga ilustrator dari artwork-artwork-nya Suicidal Tendencies di tahun 80-an.

Koleksi ini udah tersedia di website converse.com dan toko-toko ritel tertentu, berbarengan sama rilisnya album terbaru Suicidal Tendencies yang berjudul 'Still Cyco Punk After All These Years'.

Nah... Ini beberapa tampilan koleksinya nih.

Suicidal Tendencies x Converse
Suicidal Tendencies x Converse


Suicidal Tendencies x Converse

Suicidal Tendencies x Converse

Suicidal Tendencies x Converse


Suicidal Tendencies x Converse



Suicidal Tendencies x Converse


Suicidal Tendencies x Converse

Suicidal Tendencies x Converse


Suicidal Tendencies x Converse

Suicidal Tendencies x Converse

 (Ricky Nugraha)



Vetements Ngeluncurin Koleksi Sepatu dengan Desain Coretan Graffiti

No comments

Wednesday, June 27, 2018



Vetements, ngeluncurin sepatu dengan desain ala ala coretan-coretan graffiti gitu.

Sepatu ini pertama kali ditampilin di gelaran Paris Fashion Week 2018 buat koleksi musim gugur dan musim dingin 2018.

Sepatu ini terbuat dari 100% bahan polyester dengan sol karet dan juga coretan graffiti yang penuh warna diatas 2 pilhan warna sepatu, hitam dan putih.
- ADVERTISEMENT-



Coretan-coretan acak itu ada warna hijau, biru, oranye dan juga merah sama tulisan-tulisan "And We All Grow Up, Wild But Mild dan Love Matters."

Ada juga gambar yang kayak logo 'peace' gambar kotak-kotak dan lainnya yang katanya mencerminkan kalo sepatu ini street abis gitu.

Sepatu ini dijual dengan harga cukup mahal yaitu $6,282 HKD atau sekitar Rp 11 juta. Ntap!

Kalo buat kaum urban miskin kayak kita mah mending corat coret sendiri aja yekann... :))

 
 
 
 

Source : Hypebeast 

  

Mana yang Harus Kita Punya, Merchandise Band atau Merchandise Fanbase?

No comments

Tuesday, March 20, 2018



Seperti yang kita tahu, sejak awal kemunculan distro / clothing company di industri kreatif negeri kita, sangat erat hubungan nya dengan dunia musik dan juga pergerakan komunitas. Dari pertama kemunculan distro / clothing company tidak hanya menyediakan produk dengan desain sesuai brand masing - masing, mereka juga mulai melirik pasar merchandise band, baik lokal maupun internasional.

Banyak sekali pihak distro/clothing company di Indonesia yang bekerjasama dalam pembuatan merchandise, baik untuk band bahkan fanbase nya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, ada pergeseran dimana band dan juga fanbasenya membuat merchandise masing-masing, tidak bisa dipungkiri terkadang terjadi "tarik menarik" diantara keduanya. "Tarik menarik" disini memiliki arti persaingan, bahkan ada satu kasus dimana merchandise band kurang peminatnya dibanding merchandise fanbase.

Bagi beberapa orang, memiliki merchandise band bisa jadi prestige tersendiri, mereka bisa menunjukan identitas musik, ketertarikan pada sebuah band,bentuk support atau bahkan hanya sekedar fashion style saja.

Bagaimana dengan merchandise fanbase? biasanya dipakai oleh segelintir orang yang memang tergabung dalam fanbase tersebut, bahkan yang tidak bergabung pun bisa memilik namun biasanya dengan harga yang berbeda. memakai merchandise fanbase bisa dikatakan sebuah bentuk support atau bisa juga sebagai penunjukan identitas si pemakai.

Hampir semua band pasti merilis merchandise sebagai salah satu alternatif pemasukan manajemen untuk menghidup band nya sendiri, sebagai bentuk propaganda dan eksistensi. Begitupun dengan fanbase, merchandise tersebut biasanya dibuat langsung oleh pengurusnya itu sendiri dengan alasan untuk bisa menghidupi kegiatan kegiatan mereka dan juga eksistensi. Banyak sekali ragam bentuk merchandise tersebut, dari mulai t-shirt, topi, gelang, jaket, buckle,nsepatu bahkan "boxer"sekalipun diproduksi.

Jadi mana yang harus kita punya? merchandise band atau merchandise fanbase?
Yang pasti memiliki salah satunya saja bisa dikatakan kita mendukung pergerakan mereka, apalagi jika kita memiliki keduanya. Asalkan merchandise tersebut barang asli dari si band atau fanbase nya. Jangan beli yang bajakan yah.

Photo ilustrasi : themerchandisecompany
___

  • [message]
    •  by  Sigit "OJ"
      • Artikel ini merupakan tanggung jawab masing-masing penulis sepenuhnya diatas. Isi posting tidak selalu sejalan dengan sikap dan kebijakan Kepsir Project.

Hal Pertama yang Perlu Lo Tau tentang Thrasher adalah Thrasher Bukanlah Sebuah Merk Clothing!

No comments

Sunday, March 11, 2018


Diantara kalian pasti masih ada (bahkan banyak) yang ngira kalo Thrasher itu adalah merk streetwear, sama kayak Supreme, Anti Social Social Club ampe Stussy.

Tapi nih sebenarnya, Thrasher itu bukan bukan sebuah merk pakaian, bro. Thrasher itu jauh lebih "luas" daripada itu.

Kalo kalian ngeliat baju, sweater, topi atau apapun yang bertuliskan logo Thrasher, itu karena majalah itu memang ngejual semacam merchandise yang bisa dibeli melalui situs mereka.

Di Indonesia -pun juga udah banyak toko-toko baju premium yang ngejual kaos Thrasher.

Dan berikut ini tentang fakta-fakta menarik Thrasher yang kudu banget lu tau kalo memang lu penggemar berat streetwear dan skateboard. Kalo enggak, ya dijadiin edukasi ajah biar gak salah paham. :))

1. Thrasher bukanlah sebuah merk pakaian, melainkan sebuah majalah skateboard.

2. Thrasher didirikan pada tahun 1981 oleh Kevin Thatcher, Eric Swenson dan Fausto Vitello, dan diterbitkan oleh High Speed Productions, Inc. di San Francisco, Amerika Serikat.

3. Thrasher pernah berkerjasama dengan Playstation untuk membuat sebuah video game bernama Thrasher Presents Skate and Destroy pada tahun 1999 dan 2000.

4. Thrasher memiliki program tahunan bernama "Skater of the Year" yang dikhususkan untuk skater-skater terbaik dunia. 


Lalu pada tahun 1990, Tony Hawk menjadi skater pertama yang mendapatkan gelar itu dari Thrasher.





  • [message]
    • ##check##  Writer
      • Fadli Adzani

ABRAKADABRA! Lokakarya Visual Fashion Trip Tandang Leg 2 Metro Lampung!

No comments

Tuesday, October 24, 2017


ABRAKADABRA trip tandang leg 2! Trip Tandang Metro, Lampung!


Yang dimana Abrakadabra merupakan suatu gerakan yang menghadirkan Loka Karya dan Workshop, dimana pada Leg pertama digelar tandang ke Kalianda, Lampung pada 15 Oktober 2017 kemarin.

Dan kali ini Abrakadabra pada Leg kedua berkesempatan bertandang di Metro, Lampung selama 2 hari pada 20 & 21 Oktober kemarin.

Rangkaian trip Abrakadabra melibatkan talenta visual lokal yang tergabung dalam beberapa komunitas dan men-challenge untuk membuat karya visual dalam 2 media berbeda.

Di hari pertama Abrakadabra Metro, Lampung berLokakarya bermain spray paint pada drum bareng @godfuckego, @dederejeki, dan @madhiaputra

Dan di hari kedua Abrakadabra Metro, Lampung mencoba men-challenge pelaku dan penikmat visual art, musik, photografi juga fashion untuk membuat patch painting diatas kanvas dan bahan drill bareng @godfuckego dan
@dederejeki.




ABRAKADABRA! Lokakarya Visual Fashion Trip Tandang Leg 1 Kalianda Lampung!

No comments
 
Abrakadabra suatu gerakan yang menghadirkan Loka Karya dan Workshop, dimana pada gelaran pertama ini mengangkat “Visual Art x Fashion” yang digelar tandang ke Kalianda, Lampung.


Rangkaian trip Abrakadabra melibatkan talenta visual lokal yang tergabung dalam beberapa komunitas dan men-challenge untuk membuat karya visual mereka dalam media fashion khususnya berbahan denim dan kanvas.

Di Abrakadabra trip tandang Kalianda Lampung melibatkan 10 lokal visual artisan, 5 dari kalianda sebagai home base dan 5 dari Bandar Lampung yang akan away!

@nanangkuncoro (Kotakakal )
@kiflirasyid (Kotakakal)
@ivananhar (Kotakakal)
@madhiaputra (psychopart)
@syariful.bakri (kalianda)
@godfuckego (LSA)
@dederejeki (LSA)
@chewincigarettes (Lampung Skateboard Division)
@fachrulrozie (Lampung Menulis)
@bimoartha (No Idea)




___
Oleh Sinatrio Adhi Prabowo
Foto First Bintang 


Latest News

Loading...