facebook pixel



Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

No

Home Layout Display

No

Posts Title Display

No

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page
Sempat menjadi kontroversi, RUU Permusikan akhirnya dicabut! dari Prolegnas DPR RI
ANTARA FOTO/ MOCH ASIM - Jaringan lintas komunitas yang tergabung dalam Suara Merdeka membentangkan tulisan saat berunjuk rasa di Surabaya, Jawa Timur, Senin (18/2/2019)

Jakarta - RUU Permusikan atau Rancangan Undang-Undang, yang sempat menjadi kontroversi pada waktu lalu, akhirnya secara resmi dicabut dari daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas DPR RI tahun ini pada 17 Juni lalu, melalui Badan Legislasi (Baleg) bersama Kemenkumham.

RUU Permusikan, yang sempat ramai diperbincangkan sejak awal tahun ini. Menyebabkan para musisi berteriak dan menyerukan agar RUU tersebut dibatalkan, karena berisi pasal karet yang akan membelenggu para musisi.

Bahkan, para musisi sempat terbagi menjadi tiga kubu: mereka yang pro-RUU, menolak RUU dan setuju agar RUU direvisi. Anang Hermansyah selaku Komisi X DPR RI yang mengusung RUU itu, diserang kritikan dari para musisi, lantaran ia duduk di kursi parlemen tetapi tidak memperjuangkan musisi.

Pasal yang dipermasalahkan di antaranya soal membelenggu ekspresi, mengancam pertunjukan musik independen serta uji kompetensi. Setidaknya ada enam pasal yang menjadi masalah hingga akhirnya Anang dan timnya mencabut RUU tersebut.

Meskipun begitu, RUU Permusikan ini tidak lantas segera dikeluarkan.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Supratman Andi Atgas, Ketua Baleg DPR RI mengatakan bahwa mencabut RUU tersebut harus melalui evaluasi rapat kerja.

"Karena Prolegnas itu ditentukan oleh tiga lembaga yaitu pemerintah, dalam hal ini Menkum HAM, DPR, dan DPD," katanya.

Dia melanjutkan, dari surat pencabutan yang diajukan oleh Anang akan dilakukan evaluasi rapat kerja Prolegnas. "Baru setelah resmi baru kita keluarkan dari Prolegnas," kata Supratman.

Setelah itu, proses pengesahannya tetap ada pada rapat paripurna.

(*)

Baca Juga:

Advertisement

Loading...