Peringati hari perempuan sedunia, Distorsi Akustik rilis Video Musik terbaru, Peringatkan Arina - Kepsir | Musik, seni, ulasan, video, galeri, blog dan lainnya.



Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

No

Home Layout Display

No

Posts Title Display

No

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page

Awal maret ini, bertepatan dengan hari perempuan sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 8 maret, grup musikasal Semarang Distorsi Akustik resmi merilis video musik berjudul Peringatkan Arina. Sebuah respon dari Distorsi Akustik untuk menolak segala bentuk kekerasan pada perempuan.

Proses penggarapan video musik ini memakan waktu selama 2 hari, pengerjaannya bertempat di Hutan Wisata Penggaron Ungaran dan TPS Jatibarang Semarang. Dikerjakan oleh videografer Fajar Kajabu, dari rumah produksi Nonadeca Film, berkolaborasi dengan Akhmad Ikhsan dari Sangaga Photografy. Tak ketinggalan, Elisa Mendusart seorang pengiat makeup artis, grup musik pengusung post rock Semarang Lilin Semasa Hujan dan tim kreatif dari Semarang Look At Me ikutan didalam proses produksi video musik ini.



"Banyak kasus tentang kekerasan pada perempuan entah itu fisik maupun verbal, saat mereka (Distorsi Akustik) merespon dengan karyanya, kami pun sepakat untuk bekerjasama, satu suara dalam menyebar gagasan dan karya" ujar Alit Yuga Ferdian(SemarangLookAtMe)

Tak ingin sendirian, untuk menyemarakkan lagunya Distorsi Akustik mengaet biduan asal Semarang Ressa Lawang Sewu, Ameilisa Sidca Devi seorang solois asal Pekalongan dan grup techno ambient The Goblox dari Jakarta. Proses rekam instrumen dan vokal dikerjakan di Nada Studio, diramu oleh Bang Imz.

"Tindak kekerasan fisik maupun verbal yang menimpa perempuan, itu terjadi bukan karena cara berpakaian, usia, maupun kepercayaan yang dianut korban. Namun masih banyak masyarakat kita yang "Play Victim", menyalahkan korban. Ini terjadi karena degradasi moral dan nurani, tidak terpapar edukasi dan manusia yang tidak memanusiakan manusia, bagi kalian perempuan sama seperti saya, hanya ada satu kata. Lawan!" jelas Ressa Lawang Sewu.

Nantinya video musik ini akan dibuat 2 versi, dan dirilis dikanal Youtube milik Ressa Lawang Sewu dan Distorsi Akustik.



More information :
Email : distrik024@gmail.com
Instagram : distorsiakustik
Facebook : pujiutomo198


kepsir.com 

Baca Juga:

ADS