Suka Suka Interview Vol.9 : EKSISTENSI HARGA MATI - Kepsir | Musik, seni, ulasan, video, galeri, blog dan lainnya.



Theme Layout

Theme Translation

Trending Posts Display

No

Home Layout Display

No

Posts Title Display

No

404

We Are Sorry, Page Not Found

Home Page


Dari sekian banyak fenomena yang terjadi di negara ini, seketika waktu melaju pelan setelah demam musik independen menjangkiti anak muda di kota-kota besar Indonesia.

Saat itu, musik independen (dikenal pula dengan namanya yang lebih popular, musik indie), mampu memberikan jawaban atas pencarian jati diri bagi mereka yang tak menemukannya pada musik mainstream.

Diawali di Bandung dan Jakarta, gelombang ini memperkenalkan pilihan sekaligus perspektif alternatif untuk musik, baik dalam hal konsep musik itu sendiri, proses produksi dan distribusi, hingga cara berpakaian dan berdandan.

Kali ini, kita berkesempatan berbincang dengan salah satu saksi sejarah pergerakan musik independent di Kota Bandar Lampung, dan saat ini masih aktif sebagai vokalis dari grup band Maskaryoo. Yes! tidak lain dan tidak bukan tamu spesial kali ini adalah “I Wayan Nur Bagio” atau biasa di panggil “Mas Wayan”.

Enggak pake lama, simak interview lengkapnya!






Suka Suka Interview - merupakan salah satu segmen yang isinya obrolan santai tentang seputar dunia kreatif, bersama pelaku-pelaku kreatif di Lampung
Twitter \\ Instagram

KEPSIR.com 
Baca Juga:

ADS